{"id":110,"date":"2023-11-03T06:29:02","date_gmt":"2023-11-03T06:29:02","guid":{"rendered":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/?p=110"},"modified":"2023-11-03T06:29:02","modified_gmt":"2023-11-03T06:29:02","slug":"bahasa-jepang-terima-kasih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/","title":{"rendered":"Bahasa Jepang Terima Kasih, Begini Cara Mengucapkan Baik dan Benar"},"content":{"rendered":"<p>Meskipun hanya bahasa Jepang terima kasih, merupakan aspek penting dalam berkomunikasi, kapanpun dan di manapun.<\/p>\n<p>Hal ini juga merupakan bagian dalam budaya Jepang. Cara mengucapkan baik dan benar adalah ungkapan yang tepat sebagai rasa hormat dalam bersopan santun.<\/p>\n<h5><\/h5>\n<h2>Bahasa Jepang Terima Kasih<\/h2>\n<p>Artikel ini, akan menjelaskan ragam ungkapan dalam bahasa Jepang, beserta pemahaman tentang nuansa budaya Jepang yang terdapat pada ungkapan tersebut.<\/p>\n<h3>Ungkapan Dasar: Arigato (\u3042\u308a\u304c\u3068\u3046)<\/h3>\n<p>&#8220;arigato.&#8221; adalah Ungkapan terima kasih yang paling sederhana dalam bahasa Jepang . Ungkapan ini adalah kata yang umum digunakan sehari-hari untuk mengungkapkan rasa terima kasih. Yuujin bisa menggunakan &#8220;arigato&#8221; secara informal dalam situasi sehari-hari.<\/p>\n<h3>Arigato Gozaimasu (\u3042\u308a\u304c\u3068\u3046\u3054\u3056\u3044\u307e\u3059)<\/h3>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-194 size-full\" src=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Arigatou-Gozaimashita-3.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Arigatou-Gozaimashita-3.webp 1280w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Arigatou-Gozaimashita-3-300x169.webp 300w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Arigatou-Gozaimashita-3-1024x576.webp 1024w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Arigatou-Gozaimashita-3-768x432.webp 768w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Arigatou-Gozaimashita-3-800x450.webp 800w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>&#8220;gozaimasu&#8221; setelah &#8220;arigato&#8221; Jika Yuujin ingin mengucapkan lebih sopan atau formal, perubahan kalimat tersebut menjadi &#8220;arigato gozaimasu.&#8221; Ungkapan ini dapat juga di berbagai situasi formal, seperti berbicara dengan orang yang lebih tua atau dalam lingkungan bisnis.<\/p>\n<h3>Domo Arigato Gozaimasu (\u3069\u3046\u3082 \u3042\u308a\u304c\u3068\u3046 \u3054\u3056\u3044\u307e\u3059)<\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-189 size-full\" src=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Doumo-1.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Doumo-1.webp 1280w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Doumo-1-300x169.webp 300w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Doumo-1-1024x576.webp 1024w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Doumo-1-768x432.webp 768w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Doumo-1-800x450.webp 800w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>&#8220;Domo arigato gozaimasu&#8221; adalah bentuk yang lebih dalam dan penuh rasa terima kasih. Bisa jadi kalau dalam budaya Indonesia, ungkapan ini merupakan terima kasih banyak atau terima kasih tak terhingga. Kata &#8220;domo&#8221; menunjukkan bahwa ungkapan tersebut dari hati, terima kasih yang bersungguh-sungguh dan tulus. Ungkapan biasanya dapat digunakan situasi-situasi yang membutuhkan rasa terima kasih yang dalam, seperti penerimaan hadiah atau pertolongan besar.<\/p>\n<h3>Otsukaresama Desu (\u304a\u75b2\u308c\u69d8\u3067\u3059)<\/h3>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-188 size-full\" src=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hontou-Ni-Arigatou-Gozaimasu-1.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hontou-Ni-Arigatou-Gozaimasu-1.webp 1280w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hontou-Ni-Arigatou-Gozaimasu-1-300x169.webp 300w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hontou-Ni-Arigatou-Gozaimasu-1-1024x576.webp 1024w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hontou-Ni-Arigatou-Gozaimasu-1-768x432.webp 768w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Hontou-Ni-Arigatou-Gozaimasu-1-800x450.webp 800w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>Dalam budaya Jepang, mengucapkan &#8220;otsukaresama desu&#8221; seperti hal biasa bagi semua orang, sebagai bentuk menghormati usaha dan kerja keras seseorang. Ini sering digunakan di tempat kerja atau dalam kelompok yang bekerja bersama.<\/p>\n<h3>Onegaishimasu (\u304a\u9858\u3044\u3057\u307e\u3059)<\/h3>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-187 size-full\" src=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sankyu-1.webp\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sankyu-1.webp 1280w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sankyu-1-300x169.webp 300w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sankyu-1-1024x576.webp 1024w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sankyu-1-768x432.webp 768w, https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/Sankyu-1-800x450.webp 800w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>Biasanya Ungkapan ini digunakan sebagai bentuk permintaan atau memohon kepada orang lain, secara umum tetapi dalam konteks yang tepat, itu juga bisa digunakan untuk mengungkapkan terima kasih. Sebagai contoh, dalam situasi di mana seseorang memberi bantuan, Yuujin bisa mengucapkan &#8220;onegaishimasu&#8221; sebagai tanda penghargaan, bahwasanya orang tersebut mempunyai rasa kemanusiaan atau kemanusiaan yang tinggi terhadap sesama.<\/p>\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/mengenal-sensu-kipas-lipat-khas-jepang\/\">Mengenal Sensu (Kipas Lipat) Khas Jepang<\/a><\/p>\n<h3>Bahasa Jepang Terima Kasih<\/h3>\n<p>Beragam ungkapan terima kasih dalam budaya Jepang sesuai konteks dan hubungan sosial. Dari ungkapan formal seperti &#8220;arigatou gozaimasu&#8221; hingga ungkapan informal seperti &#8220;arigatou,&#8221; budaya Jepang mempunyai cara yang kaya untuk mengungkapkan rasa terima kasih.<\/p>\n<p>Mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jepang bukan hanya sekadar perkataan, tetapi juga mencerminkan sikap hormat, kesopanan, dan perhatian terhadap orang lain.<\/p>\n<h5><\/h5>\n<h2>Sejarah dan Budaya<\/h2>\n<p>Mengucapkan terima kasih dengan benar dalam bahasa Jepang, harus kita ketahui karena sangat penting sekali dalam budaya di Jepang, ketika kita berinteraksi dengan orang Jepang. Akan menjadi aprisiasi yang baik dalam komunikasi Yuujin dengan orang Jepang, akan tetapi mereka juga merasa sangat dihargai.<\/p>\n<h3>Etika Dalam Budaya Jepang<\/h3>\n<p>Mencerminkan budaya Jepang dalam mengungkapkan terima kasih, juga terdapat nilai-nilai, dan etika di balik komunikasi. Ketika datang ke Jepang, pengucapan terima kasih tidak hanya tentang kata-kata, tetapi di dalamnya juga mengandung konsep budaya Jepang yang dalam. Berikut ini kita akan menggali budaya di balik ungkapan terima kasih dalam bahasa Jepang.<\/p>\n<p>Di Jepang, lebih mengutamakan sikap sopan dan rasa hormat sangat penting. Mengucapkan terima kasih adalah cara kita menunjukkan rasa hormat Yuujin kepada orang lain. Budaya ini sangat berakar dalam kehidupan sehari-hari, dan ungkapan terima kasih digunakan secara meluas.<\/p>\n<h3>Ungkapan Dalam Lapisan Sosial<\/h3>\n<p>Pada lapisan sosial, terjadi perbedaan ketika mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jepang.\u00a0 Tergantung pada hubungan Yuujin dengan orang yang bicarakan. Yuujin harus mengetahui penggunaan &#8220;arigato&#8221; akan sangat berbeda dengan &#8220;domo arigato gozaimasu,&#8221; sehingga menggunakan masing masing ungkapan sesuai moment adalah penting.<\/p>\n<p>Dalam budaya Jepang,\u00a0 ada momen tertentu yang sangat dihormati , seperti ketika seseorang memberikan hadiah atau pertolongan besar. Ungkapan &#8220;domo arigato gozaimasu&#8221; sering digunakan dalam situasi ini untuk menunjukkan rasa terima kasih yang mendalam.<\/p>\n<p>Ketika seseorang memberi Yuujin bantuan, Yuujin juga diharapkan untuk memberikan ungkapan terima kasih sebagai tanda penghargaan. Itu adalah bagian dari sikap hormat yang saling berlanjut. Jadi ungkapan terima kasih dalam budaya Jepang tidak berhenti begitu saja.<\/p>\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/mengenal-seni-ikebana-merangkai-bunga\/\">Mengenal Seni Ikebana (Merangkai Bunga)<\/a><\/p>\n<h3>Cara Mengucapkan Baik dan Benar<\/h3>\n<p>&#8220;Arigato&#8221; digunakan dalam situasi informal sehari-hari.\u00a0&#8220;Arigato gozaimasu&#8221; adalah bentuk yang lebih sopan dan umum digunakan.\u00a0&#8220;Domo arigato gozaimasu&#8221; digunakan untuk rasa terima kasih yang mendalam.\u00a0&#8220;Otsukaresama desu&#8221; digunakan untuk menghormati usaha seseorang.\u00a0&#8220;Onegaishimasu&#8221; bisa digunakan sebagai tanda penghargaan.<\/p>\n<h3><strong>Pengaruh Tiongkok<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam komunikasi manusia, mengungkapkan terima kasih termasuk aspek universal, budaya Jepang juga memiliki sejarah yang kaya dalam penggunaan ungkapan-ungkapan ini dan bagaimana nilainya dapat memengaruhi hingga saat ini.<\/p>\n<p>Akar sejarah, penggunaan ungkapan terima kasih dalam bahasa Jepang sangat mendalam, budaya Tiongkok memainkan peran besar dalam membentuk bahasa dan etika Jepang. Ini terjadi sejak zaman kuno Jepang, sejak saat itu ajaran-ajaran Konfusianisme telah memperkenalkan konsep rasa terima kasih, sebagai wujud dari kesopanan dan kewajaran dalam pergaulan. Disitulah ada peranan ekspresi dalam mengucapkan terima kasih.<\/p>\n<h3><strong>Perkembangan Masyarakat Feodal<\/strong><\/h3>\n<p>Nilai-nilai terhadap kesetiaan dan penghargaan, lebih tinggi menjadi semakin kuat pada masa feodal di Jepang, seorang samurai dan masyarakat pada umumnya telah menggunakan dalam bahasa dan ungkapan-ungkapan dalam kesehariannya. Sehingga pentingnya ekspresi rasa terima kasih seseorang adalah sebagai tanda penghormatan kepada mereka yang lebih tinggi dalam hierarki sosial.<\/p>\n<h3><strong>Perubahan Modern<\/strong><\/h3>\n<p>Dalam periode modern, Barat mendominasi budaya Jepang, sehingga juga mempengaruhi masyarakat Jepang dalam berkomunikasi.<\/p>\n<p>Dampak dari perubahan budaya pada masyarakat Jepang adalah munculnya perkembangan bahasa Jepang modern, yang semula ungkapan terima kasih tradisional berkembang menjadi ungkapan dalam bentuk yang lebih modern, adapun nilai dasar penghargaan tidak berbeda antara yang lama dan yang modern.<\/p>\n<h3>Penutup<\/h3>\n<p>Kita telah mempelajari cara mengucapkannya dengan benar dan mendalami makna budaya di balik ungkapan ini. Mengucapkan terima kasih dalam bahasa Jepang bukan hanya sekadar perkataan, tetapi juga mencerminkan sikap hormat, kesopanan, dan perhatian terhadap orang lain.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nikmati keindahan Villa Jepang di tengah Kota Batu. Segera miliki Hirai Hills Japanese Villa sekarang juga!<br \/>\nHubungi Call Center Hirai Hills di 0812 3319 8888 untuk mendapatkan penawaran villa dengan harga terbaik!<\/p>\n<p><strong>Sumber :<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.fun-japan.jp\/id\/articles\/12500\">www.fun-japan.jp\/id\/articles\/12500<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/sematskill.com\/bahasa-jepang-terimakasih\/\">www.sematskill.com\/bahasa-jepang-terimakasih<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Meskipun hanya bahasa Jepang terima kasih, merupakan aspek penting dalam berkomunikasi, kapanpun dan di manapun. Hal ini juga merupakan bagian dalam budaya Jepang. Cara mengucapkan baik dan benar adalah ungkapan yang tepat sebagai rasa hormat dalam bersopan santun. Bahasa Jepang Terima Kasih Artikel ini, akan menjelaskan ragam ungkapan dalam bahasa Jepang, beserta pemahaman tentang nuansa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":185,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ocean_post_layout":"","ocean_both_sidebars_style":"","ocean_both_sidebars_content_width":0,"ocean_both_sidebars_sidebars_width":0,"ocean_sidebar":"0","ocean_second_sidebar":"0","ocean_disable_margins":"enable","ocean_add_body_class":"","ocean_shortcode_before_top_bar":"","ocean_shortcode_after_top_bar":"","ocean_shortcode_before_header":"","ocean_shortcode_after_header":"","ocean_has_shortcode":"","ocean_shortcode_after_title":"","ocean_shortcode_before_footer_widgets":"","ocean_shortcode_after_footer_widgets":"","ocean_shortcode_before_footer_bottom":"","ocean_shortcode_after_footer_bottom":"","ocean_display_top_bar":"default","ocean_display_header":"default","ocean_header_style":"","ocean_center_header_left_menu":"0","ocean_custom_header_template":"0","ocean_custom_logo":0,"ocean_custom_retina_logo":0,"ocean_custom_logo_max_width":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_width":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_width":0,"ocean_custom_logo_max_height":0,"ocean_custom_logo_tablet_max_height":0,"ocean_custom_logo_mobile_max_height":0,"ocean_header_custom_menu":"0","ocean_menu_typo_font_family":"0","ocean_menu_typo_font_subset":"","ocean_menu_typo_font_size":0,"ocean_menu_typo_font_size_tablet":0,"ocean_menu_typo_font_size_mobile":0,"ocean_menu_typo_font_size_unit":"px","ocean_menu_typo_font_weight":"","ocean_menu_typo_font_weight_tablet":"","ocean_menu_typo_font_weight_mobile":"","ocean_menu_typo_transform":"","ocean_menu_typo_transform_tablet":"","ocean_menu_typo_transform_mobile":"","ocean_menu_typo_line_height":0,"ocean_menu_typo_line_height_tablet":0,"ocean_menu_typo_line_height_mobile":0,"ocean_menu_typo_line_height_unit":"","ocean_menu_typo_spacing":0,"ocean_menu_typo_spacing_tablet":0,"ocean_menu_typo_spacing_mobile":0,"ocean_menu_typo_spacing_unit":"","ocean_menu_link_color":"","ocean_menu_link_color_hover":"","ocean_menu_link_color_active":"","ocean_menu_link_background":"","ocean_menu_link_hover_background":"","ocean_menu_link_active_background":"","ocean_menu_social_links_bg":"","ocean_menu_social_hover_links_bg":"","ocean_menu_social_links_color":"","ocean_menu_social_hover_links_color":"","ocean_disable_title":"default","ocean_disable_heading":"default","ocean_post_title":"","ocean_post_subheading":"","ocean_post_title_style":"","ocean_post_title_background_color":"","ocean_post_title_background":0,"ocean_post_title_bg_image_position":"","ocean_post_title_bg_image_attachment":"","ocean_post_title_bg_image_repeat":"","ocean_post_title_bg_image_size":"","ocean_post_title_height":0,"ocean_post_title_bg_overlay":0.5,"ocean_post_title_bg_overlay_color":"","ocean_disable_breadcrumbs":"default","ocean_breadcrumbs_color":"","ocean_breadcrumbs_separator_color":"","ocean_breadcrumbs_links_color":"","ocean_breadcrumbs_links_hover_color":"","ocean_display_footer_widgets":"default","ocean_display_footer_bottom":"default","ocean_custom_footer_template":"0","ocean_post_oembed":"","ocean_post_self_hosted_media":"","ocean_post_video_embed":"","ocean_link_format":"","ocean_link_format_target":"self","ocean_quote_format":"","ocean_quote_format_link":"post","ocean_gallery_link_images":"on","ocean_gallery_id":[],"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[4,19],"class_list":["post-110","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-budaya-jepang","tag-budaya-jepang","tag-jepang","entry","has-media"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bahasa Jepang Terima Kasih, Yuujin Harus Tahu dengan Benar<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Dalam budaya Jepang, bahasa Jepang terima kasih, menjadi bagian pengucapkan secara baik dan benar sebagai rasa hormat dalam bersopan santun\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bahasa Jepang Terima Kasih, Yuujin Harus Tahu dengan Benar\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Dalam budaya Jepang, bahasa Jepang terima kasih, menjadi bagian pengucapkan secara baik dan benar sebagai rasa hormat dalam bersopan santun\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Artikel Hirai Hills\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/facebook.com\/hirahills\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-03T06:29:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/webp\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Daigo Eiji\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@HiraiHills\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@HiraiHills\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Daigo Eiji\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\"},\"author\":{\"name\":\"Daigo Eiji\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/person\/7543bb4b2602da738ccf0d9fad699dee\"},\"headline\":\"Bahasa Jepang Terima Kasih, Begini Cara Mengucapkan Baik dan Benar\",\"datePublished\":\"2023-11-03T06:29:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\"},\"wordCount\":939,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp\",\"keywords\":[\"budaya jepang\",\"jepang\"],\"articleSection\":[\"Japanophiles\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\",\"url\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\",\"name\":\"Bahasa Jepang Terima Kasih, Yuujin Harus Tahu dengan Benar\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp\",\"datePublished\":\"2023-11-03T06:29:02+00:00\",\"description\":\"Dalam budaya Jepang, bahasa Jepang terima kasih, menjadi bagian pengucapkan secara baik dan benar sebagai rasa hormat dalam bersopan santun\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bahasa Jepang Terima Kasih, Begini Cara Mengucapkan Baik dan Benar\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#website\",\"url\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/\",\"name\":\"Artikel Hirai Hills\",\"description\":\"Property &amp; Japanese Life\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#organization\",\"name\":\"Artikel Hirai Hills\",\"url\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/logo-hirai-hills.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/logo-hirai-hills.png\",\"width\":400,\"height\":110,\"caption\":\"Artikel Hirai Hills\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/facebook.com\/hirahills\",\"https:\/\/x.com\/HiraiHills\",\"https:\/\/instagram.com\/hiraihills\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/person\/7543bb4b2602da738ccf0d9fad699dee\",\"name\":\"Daigo Eiji\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a65e723953a13faf1c5d374d25f771068ab8c95190358dba07d5d888dbb7e373?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a65e723953a13faf1c5d374d25f771068ab8c95190358dba07d5d888dbb7e373?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Daigo Eiji\"},\"url\":\"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/author\/daigoeiji\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bahasa Jepang Terima Kasih, Yuujin Harus Tahu dengan Benar","description":"Dalam budaya Jepang, bahasa Jepang terima kasih, menjadi bagian pengucapkan secara baik dan benar sebagai rasa hormat dalam bersopan santun","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Bahasa Jepang Terima Kasih, Yuujin Harus Tahu dengan Benar","og_description":"Dalam budaya Jepang, bahasa Jepang terima kasih, menjadi bagian pengucapkan secara baik dan benar sebagai rasa hormat dalam bersopan santun","og_url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/","og_site_name":"Artikel Hirai Hills","article_publisher":"https:\/\/facebook.com\/hirahills","article_published_time":"2023-11-03T06:29:02+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp","type":"image\/webp"}],"author":"Daigo Eiji","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@HiraiHills","twitter_site":"@HiraiHills","twitter_misc":{"Written by":"Daigo Eiji","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/"},"author":{"name":"Daigo Eiji","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/person\/7543bb4b2602da738ccf0d9fad699dee"},"headline":"Bahasa Jepang Terima Kasih, Begini Cara Mengucapkan Baik dan Benar","datePublished":"2023-11-03T06:29:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/"},"wordCount":939,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp","keywords":["budaya jepang","jepang"],"articleSection":["Japanophiles"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/","url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/","name":"Bahasa Jepang Terima Kasih, Yuujin Harus Tahu dengan Benar","isPartOf":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp","datePublished":"2023-11-03T06:29:02+00:00","description":"Dalam budaya Jepang, bahasa Jepang terima kasih, menjadi bagian pengucapkan secara baik dan benar sebagai rasa hormat dalam bersopan santun","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#primaryimage","url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp","contentUrl":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/senyum-dan-terima-kasih.webp","width":1280,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/bahasa-jepang-terima-kasih\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bahasa Jepang Terima Kasih, Begini Cara Mengucapkan Baik dan Benar"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#website","url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/","name":"Artikel Hirai Hills","description":"Property &amp; Japanese Life","publisher":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#organization","name":"Artikel Hirai Hills","url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/logo-hirai-hills.png","contentUrl":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-content\/uploads\/2023\/02\/logo-hirai-hills.png","width":400,"height":110,"caption":"Artikel Hirai Hills"},"image":{"@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/facebook.com\/hirahills","https:\/\/x.com\/HiraiHills","https:\/\/instagram.com\/hiraihills"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/person\/7543bb4b2602da738ccf0d9fad699dee","name":"Daigo Eiji","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a65e723953a13faf1c5d374d25f771068ab8c95190358dba07d5d888dbb7e373?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a65e723953a13faf1c5d374d25f771068ab8c95190358dba07d5d888dbb7e373?s=96&d=mm&r=g","caption":"Daigo Eiji"},"url":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/author\/daigoeiji\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=110"}],"version-history":[{"count":38,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":227,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/110\/revisions\/227"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=110"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=110"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hiraihills.id\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=110"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}